Merantau

Merantaulah!

Tanpa berpisah rumah, singa tak mungkin memangsa

Tanpa berpisah busur, panah tak mungkin mengena

Mentari jika berdiam saja di ufuk, dari Arab hingga ‘Ajam tentu mengutuk

Emas pun serupa debu saat di tanahnya

Gaharu pun sepadan kayu di hutannya

Kau berkelana ke sana, kau mulia dipuja-puja

Kau merantau ke sini, kau semulia emas murni

Syi’ir Imam Syafi’i

Advertisements

6 responses to “Merantau

  1. yapz.. aku udah merantau.. hehehe

  2. woo, nulis puisi juga tibake. *thumbs up*

  3. jdi tw knapa Ibuku nyuruh ane mrantau..
    izin nge-share di blog ane ya om..
    main juga ke membaginilai.blogspot.com
    🙂

  4. saya juga sedang di rantau..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s