riak bisu

Kembali aku ingin menyapa
Mencoba berkelit sejenak, dari lumpur yang mengendap di mata
Aku rasa, inilah dunia
Ketika warna-warninya, berbaur dengan beragam sulur-sulur
dan sebongkah empulur
Riak ini terasa kecipak
Bersendu, menyapu segala koyak
Tak apalah bila terlalu panas
Disini ada dingin, bersalju putih lagi pucat

Advertisements

3 responses to “riak bisu

  1. ‘Kebisuan menjebak kita dalam permainan dugaan, lingkaran tebak menebak agar yang tersirat tetap tak tersurat… Terkadang kebisuan mampu menghadirkan pemikiran yang bergerak ke dalam, menembus rahasia terciptanya waktu…Kebisuan mampu menghadirkan keheningan yang mengapungkan kenangan, menerbangkan amarah, mengulang manis keberhasilan dan indahnya kegagalan. menjadikannya cermin yang membuat kita berkaca–suka atau tidak pada hasilnya…’

  2. yang jelazzzz ada maknanya…..tapi bahasanya terlalu ”hard” jadi gag atek dooooong!!heeeeeee

  3. nitta comcom

    afwan yuaaaaaaa ni ane lagi jelajah blog,,,,skalian cari referensi….ya udahhhhhhh comment comment pissan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s