Kucing-Kucing Indonesia

Negeriku berdiri, gedungnya runcing
Berderak-derak, negeriku disangga kucing

Kucing disini, kucingnya Pak Kiai
Dielus, mulus. Disepak, meringkuk

Tetapi disini kucing berkuasa
Pak Kiai plesir ke luar negeri
Anjingnya pergi safari.

Si kucing sok kuasa
Tikus berit, tikus got, tikus tanah
disepaknya paksa-paksa

Tikus-tikus pada jejerit
Si kucing ketahuan belangnya
Pak Kiai pulang kembali
Anjingnya berlagak murka

Tikus-tikus terlonjak di sarangnya
dan si kuskus, diam saja menanti masa

Kuskus tahu si kucing gampang sekali plencing
Nyawanya sembilan, tak mudah di kandang

Berhasil di kandang, di bui ia akan binasa,

di bui ia akan binasa
di bui ia akan binasa
di bui ia akan binasa

Berlapis-lapis kucing di kandang, si tikus puas
Tapi kuskus, tidak cepat pikun begitu saja

Baru empat di kandang, si kucing nyawa punya sembilan

Advertisements

2 responses to “Kucing-Kucing Indonesia

  1. cie…cie…
    Congrats for the poem…
    traktiran kie…

  2. hehehehe
    bagus puisinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s