Kidung Kembara

impian-usai

Kidung kembara mengantarnya ke ranah surga
Dihantar beriak kaca dan secercah kecil cahaya mata
Kidung kembara masihkan berkata,
Bercerita karma dari nafasnya yang tak lagi lara

Kidung kembara ingin ia menyapa
Cerita embarau yang dulu ia punya,
hingga samudera bergolak tak mampu meleburnya

Kidung kembara sesalkan dirinya
alis mata tak lagi berkerut
hati sunyi tak mau tertaut
ia biarkan dirinya carut marut

Tetapi kidung tak pernah selesa
kuku busuk tertutup,
inai memerah, permanis rentetan darah

Si Kembara tak pernah lagi menyapa
kini ia tepekur, diam
ikut tenggelam dalam kawah bernanah darah

Si Kidung hanya meludah
melihat Kembara terkapar lemah

Kidung kembara masih inginkan karma
Secercah kecil telah mati
Sudah kecil, mati pula

Mati lalu biarlah lalu
ia tunggu embarau baru,
dalam arak seruni yang makin layu

Advertisements

2 responses to “Kidung Kembara

  1. Biarkan aku menemukan maknanya…

  2. Bingung. . .wah tll mnyastra!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s